Memilih Chipset yang Tepat Untuk PC Rakitan

label
Hasil gambar untuk motherboard lineup
Chipset, terutama bagi awam adalah sesuatu yang tidak mudah dimengerti dan kurang diperhatikan dalam racikan PC. Dalam artikel ini saya akan menjelaskan secara singkat tentang berbagai Chipset yang tersedia, serta memilih chipset yang tepat untuk merakit sebuah PC. saya hanya akan mengambil chipset untuk socket AM4 dan LGA 1151  dalam artikel ini, jika kalian membutuhkan info untuk socket lain bisa lihat artikel yang tersedia di internet atau mencari yang fiturnya agak mirip.

1.      Intel H110/H170/H270 dan AMD A300/A320

Chipset tersebut merupakan chipset untuk budget builder dan memiliki kisaran harga termurah dibanding chipset lain. Chipset ini ditujukan untuk para builder yang ingin mendapatkan performa out-of-the-box tanpa tweaking/tuning yang memang cukup sulit dilakukan bagi para awam. Meski begitu, chipset seri A dari AMD tetap mengizinkan overclock RAM hingga 3200 MHz sedangkan Intel membatasi frekuensi RAM setinggi 2133 MHz untuk H110 dan 2400 MHz untuk H170 dan H270. Chipset H series cocok disandingkan dengan prosesor Core i3 series sedangkan A series cocok untuk APU Bristol Ridge

2.      AMD B350

Chipset kelas performance ini bisa jadi pilihan untuk mereka yang menginginkan performa lebih dari chipset budget namun tak ingin mengeluarkan uang sebanyak chipset kelas enthusiast. Kelebihan B350 dibanding A series adalah tambahan PCIe lane dan unlocked multiplier. Artinya kalian dapat mengoverclock CPU kalian untuk ekstra performa  jika menggunakan chipset ini. Chipset ini cocok untuk CPU Ryzen

3.      Intel Z170/Z270 dan AMD X300/X370

Bisa dibilang ini adalah kasta chipset consumer tertinggi dibanding yang lain dan digolongkan chipset kelas enthusiast. Chipset kelas ini memiliki kisaran harga tertinggi, namun rasanya tidak sia-sia apabila semua fitur dapat dimanfaatkan oleh penggunanya. Baik Intel Z atau AMD X series keduanya telah mengizinkan overclocking CPU serta RAM. Serta tentunya memiliki PCIe lane yang lebih luas, tentu saja jika controller pada processor mengijinkan. Ini tentunya dapat memberikan akses lebih bebas untuk penggunaan komponen PCIe, apalagi untuk konfigurasi kartu grafis SLI atau CFX. Intel Z series cocok dipasangkan dengan prosesor seri K, sedangkan X series dari AMD cocok untuk pengguna Ryzen yang ingin menguras performa prosesor lebih dalam lagi.

Sudah mengerti kan berbagai kelas chipset dan cara memilihnya? Silahkan sisipkan pendapat kalian di kolom komentar. Happy reading!


Share This :

Related Post



sentiment_satisfied Emoticon